All for Crist Dalam hal PERSEPULUHAN

Ringkasan Khotbah Minggu: 9 Desember 2012, By. Rev. Ximen Chau.

Pendeta Chau Simen

Rev. Ximen Chau

Ayat bacaan: 1 Yohanes 4:19.

“Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita”.

Thema Natal Nasional 2012 adalah: Allah telah mengasihi kita, sebuah thema yang layak untuk kita renungkan diakhir tahun 2012 ini.

Benarkah bahwa kita telah merasakan bahwa Allahbenar-benar telah mengasihi kita? jika memang Allah telah mengasihi kita, maka kitapun harus mengasihiNya dengan sepenuh hat, jiwa, akal budi dan kekuatan.

Mengasihi Allah adalah dimulai dari sikap dalam hati. Apa yang ada dihati dan pikiran seseorang tidak ada yang tahu, tetapi kita dapat paham berdasarkan perilakunya atau apa yang nampak dari tindakannya.

Membayar pERSEPULUHAN dengan benar adalah wujud nyata dari kita mengasihi Tuhan.

Berdasarkan kitab Maleakhi 3:6-12, kita menemukan 2 fakta tentang umat Allah dalam Persepuluhan.

FAKTA PERTAMA:

Banyak orang kristen (umat Allah) telah lama menipu Tuhan dalam hal membayar Persepuluhan.

Maleakhi 3: 8-12

3:8 Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?” Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

3:9 Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!

3:10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

3:11 Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam.

3:12 Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam.

3 Model penipuan umat Allah dalam hal persepuluhan adalah:

1. Tidak membayar Persepuluhan sama sekali. Terjemahan lain menyebut hal demikian: “Perampok atau pencuri”.

2. Tidak membayar Persepuluhan dengan benar.

“tidak seluruhnya” — artinya sebagian ditahan, dipakai untuk kebutuhan lainnya. Atau hanya bagian tertentu dari Penghasilanya yang dia bayar Persepuluhan.

Contoh:

  • Si A memiliki gaji tetap bulanan. Dan disamping gajinya dia memiliki usaha sampingan. Maka Persepuluhannya bukan hanya dari gajinya, tetapi juga dari ‘penghasilan sampingan’nya juga.
  • Si B seorang pedagang. Selain usaha ditoko, mungkin dia ada keuntungan jual beli tanah, rumah atau mengerjakan proyek. Dari seluruh kentungannya, dia wajib juga membayar persepuluhan.

3. PERSEPULUHAN tidak boleh digunakan atau dialihkan untuk kegiatan atau dukungan pelayanan lainnya. “Persepuluhan harus dibawa ke perbendaharaan Rumah Tuhan (gereja)”. Karena apa? karena dari Gereja kita mendapatkan pengajaran, dan kita dididik dalam kebenaran dan Firman. 10% ini tidak boleh dialihkan untuk dukungan pelayanan lainnya.

FAKTA KEDUA

Umat Allah banyak yang telah kena kutuk karena tidak jujur membayar Persepuluhan. maleakhi 3: 9 berkata: “Kamu telah kena KUTUK”.

Alkitab NKJV (New King James version): ” you are cursed with a curse“.

Apakah saudara percaya atau tidak akan kutuk, terserah … tetapi Firman Tuhan disini dengan jelas mengatakan 2 jenis kutuk tidak membayar Persepuluhan dengan benar, yakni:

Ilustrasi Belalang pelahap

Ilustrasi Belalang pelahap

  1. Belalang pelahap yang menghabiskan hasil tanah. Yakni kutuk: “harta mudah terkuras, harta mudah habis, dan seperti menyimpan air dikantong yang bocor …”
  2. Pohon Anggur tidak atau sulit berbuah. Artinya, sulit berhasil dalam pekerjaan atau usaha.

Dari uraian singkat tentang Persepuluhan diatas, maka marilah kita sebagai umat yang telah terlebih dahulu merasakan kasih Allah, untuk mulai menyadari dan mengambil tindakan untuk mengasihi Allah dengan sepenuh hati, dan salah satu tindakan mengasihi allah adalah dengan membayar persepuluhan dengan benar.

Menurut situs: jonathaniwan.com, menyatakan bahwa:

Belalang pelahap di dunia pertanian bisa menghabiskan hasil tanah dan membuat pohon anggur tidak berbuah. Di dunia modern sekarang ini bentuk belalang pelahap bisa berupa sakit penyakit, bencana alam, kecelakaan, kendaraan yang rusak, dll. Jadi kalau Allah tidak menghalau belalang pelahap, maka sia-sialah berkat-berkat yang tercurah dari tingkap-tingkap langit yang terbuka.

Untuk dapat menghalau belalang pelahap kita harus banyak bersyukur. Dan yang paling utama adalah mengembalikan apa yang menjadi hak Tuhan, persepuluhan.

Belalang Pelahap

Belalang Pelahap

Tuhan memberkati saudara ….

Catatan: KMR I (Kebaktian Minggu Raya Pagi) di GKII Bethel Sintang, Tgl 9 Des 2012, disiarkan langsung oleh RRI Sintang untuk masyarakat Sintang dan sekitarnya. Trims utk RRI Sintang.

Siaran langsung RRI Sintang dari GKII Bethel Sintang. (Kebaktian Minggu Raya Pagi)

Siaran langsung RRI Sintang dari GKII Bethel Sintang. (Kebaktian Minggu Raya Pagi)

 

————————————————————————————

Sumber Gambar:

http://baltyra.com/2010/07/06/frankfurt-zoo/

http://jonathaniwan.com/2012/01/20/hati-hati-belalang-pelahap/

http://gbika.org/s/?product=persepuluhan-mendatangkan-berkat

 

 

About admin

Admin web GKIIbethel.com